Di mata sebagian siswa, fisika seringkali dianggap sebagai mata pelajaran yang rumit dan penuh dengan rumus yang tak terbayangkan penerapannya. Namun, jauh di balik persepsi tersebut, pelajaran fisika adalah kunci untuk menyingkap rahasia alam semesta yang menakjubkan. Dari pergerakan planet hingga cara kerja smartphone, fisika adalah bahasa universal yang menjelaskan bagaimana segala sesuatu bekerja. Memahami fisika tidak hanya sekadar lulus ujian, tetapi juga membekali diri dengan kemampuan berpikir analitis dan logis yang sangat relevan di era modern.
Dalam sebuah seminar tentang sains terapan di Universitas Indonesia pada Senin, 20 Oktober 2025, seorang fisikawan, Prof. Dr. Budi Santoso, menjelaskan bahwa fisika adalah ilmu dasar yang menjadi fondasi bagi semua teknologi. “Setiap kali Anda menyalakan lampu, menggunakan GPS, atau menonton televisi, Anda sedang berinteraksi dengan rahasia alam semesta yang dijelaskan oleh fisika,” ujar Prof. Budi. Ia menambahkan, fisika tidak hanya mengajarkan tentang hukum-hukum alam, tetapi juga melatih otak untuk memecahkan masalah dengan cara yang sistematis, dari mengidentifikasi masalah, mengumpulkan data, hingga merumuskan solusi yang tepat.
Pelajaran fisika juga memiliki peran penting dalam membentuk inovator masa depan. Tanpa pemahaman tentang listrik dan magnet, tidak akan ada penemuan seperti generator atau motor listrik. Tanpa pemahaman tentang optik, tidak akan ada kamera atau teleskop. Semua rahasia alam semesta yang kini menjadi teknologi canggih berawal dari eksperimen dan teori fisika. Oleh karena itu, pelajaran fisika di SMA adalah gerbang pertama bagi siswa yang bercita-cita menjadi insinyur, ilmuwan, atau bahkan astronot.
Dunia kerja, termasuk lembaga negara, juga membutuhkan individu dengan kemampuan analitis yang kuat, yang banyak dilatih dalam fisika. Kompol Rina Wulandari dari Unit Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah, dalam sebuah acara sosialisasi sains di SMA pada Rabu, 22 Oktober 2025, menyatakan bahwa fisika sangat relevan dalam pekerjaan mereka. “Kami menggunakan prinsip-prinsip fisika untuk menganalisis jejak kecelakaan, balistik, dan bukti fisik lainnya di tempat kejadian perkara. Memahami rahasia alam semesta ini adalah bagian dari pekerjaan kami untuk mengungkap kebenaran,” kata Kompol Rina.
Dengan segala relevansinya, sudah saatnya kita melihat fisika bukan sebagai mata pelajaran yang menakutkan, melainkan sebagai alat untuk memahami dunia dan menjadi bagian dari masa depan. Mempelajari fisika berarti membuka mata terhadap keajaiban yang terjadi di sekitar kita setiap hari.
